Open Navigation

Yuk, Belajar dari Kesuksesan Tiga E-commerce Berikut!

E-commerce, menjadi salah satu sektor industri yang memiliki tren positif berkat meroketnya bisnis berbasis internet.

Dalam waktu singkat, e-commerce di dunia bertransformasi menjadi salah satu primadona bisnis yang berkembang sangat cepat. Negara-negara besar seperti Tiongkok, India, dan Amerika menjadi pionir menjamurnya bisnis berbasis internet. Akibatnya, banyak perusahaan rintisan yang mendapatkan kucuran dana segar dari tiga negara besar tersebut. Adapun Indonesia menjadi salah satu negara sasaran investasi di sektor industri berbasis internet.

Sebagai negara dengan sumber daya manusia yang sangat banyak, Indonesia tercatat sebagai “pasar” marketplace terbesar. Dari 250 juta rakyat Indonesia, 123 juta di antaranya tercatat sebagai pengguna internet. Tidak heran, tren bisnis berbasis internet di Indonesia berkembang dengan amat sangat pesat.

Mengacu pada data sensus Badan Pusat Statistik (BPS), industri e-commerce Indonesia dalam 10 tahun terakhir meningkat hingga 17% dengan total jumlah usaha e-commerce mencapai 26,2 juta unit. Rapor impresif tersebut juga diperkuat oleh riset Euromonitor yang mengungkapkan, sekitar US$ 1,1 miliar telah dihasilkan oleh geliat bisnis e-commerce lewat penjualan online di Indonesia. Pada saat yang sama, hal ini sekaligus menegaskan posisi Indonesia sebagai negara dengan pertumbuhan tertinggi di dunia untuk sektor industri ecommerce.

Dalam perkembangannya, e-commerce di dunia bergerak ke arah yang semakin menjanjikan. Platform jual beli dan jasa layanan dalam bisnis e-commerce semakin dipercaya oleh para pelaku bisnis digital. Hal ini tidak lain karena hadirnya fitur live chat sebagai wadah untuk komunikasi antar pengguna.

Berikut beberapa contoh e-commerce sukses yang memiliki fitur live chat dalam mendorong kualitas layanannya.

  1. JD.ID

E-commerce ini tentu sudah tak asing lagi di telinga Anda. Sejak diluncurkannya program worldwide (jelajah dunia) pada tahun 2015 lalu, pertumbuhan raksasa bisnis asal Tiongkok memang semakin menjadi-jadi. Tentu saja, dalam hal yang positif.

Adapun salah satu negara yang menjadi sasaran perluasan pasarnya adalah Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, e-commerce yang sangat mengedepankan layanan pada pelanggannya ini menggunakan domain lokal dalam situsnya, yang dapat diakses di www.jd.id.

Kesuksesan JD.ID sendiri telah terbukti, manakala ia mengalahkan salah satu kompetitor terbesar di Beijing, Alibaba. Dampaknya, JD.ID lantas didaulat sebagai perusahaan e-commerce terbesar ketiga dunia, setelah Amazon dan Ebay.

Didirikan oleh Richart Liu, sekitar 20 tahun lalu (Juli 1998), perusahaan ini mulanya masuk ke ranah retail online dengan mengusung nama Jingdong Mall (2004). Nah, selain fitur layanan antar, salah satu fasilitas lain yang mengantar kesuksesan pelayanan situs ini yakni live chat.

Live chat atau chat commerce (beberapa menyebutnya dengan chat website) sendiri memungkinkan pelaku bisnis e-commerce menjawab kebutuhan komunikasi antarpelaku bisnis. Tidak hanya itu, fitur live chat mampu meningkatkan kualitas pelayanan dengan cara membangun kedekatan antar penjual dan pembelinya.

  1. Carousell

Didirikan di Singapura pada tahun 2012 oleh Quek Siu Rui, Marcus Tan, dan Lucas Ngoo, Carousell merupakan sebuah platform jual-beli online yang sudah tersebar di 19 kota di seluruh dunia. Dengan lebih dari 65 juta pengguna, Carousell sendiri resmi diluncurkan di tiga negara: Malaysia, Indonesia, dan Taiwan–setelah berhasil menjuarai event “Startup Weekend”.

Secara umum, platform ini didirikan untuk memfasilitasi seluruh kegiatan jual-beli online dalam waktu cepat. Untuk memperkuat layanannya, Carousell menawarkan beragam kemudahan mencakup filter harga dan lokasi pencarian, hingga live chat untuk menjembatani kebutuhan komunikasi antara penjual dan si calon pembeli.

Melalui fitur live chat, Anda sebagai penjual akan berkomunikasi langsung dengan program user interface. Fitur ini diklaim lebih praktis, lantaran bisa digunakan tanpa harus berpindah aplikasi. Adapun sebagai pembeli, Anda bisa langsung menghubungi penjual untuk mendapatkan informasi mendetail terkait barang yang diinginkan.

Keunggulan yang paling diminati dari platform ini mencakup 20 kategori jual-beli yang diisi oleh ribuan online shop dan individual seller dengan produk terbaru maupun preloved. Harga yang dibanderol pada kategori preloved pun tergolong sangat murah jika dibandingkan dengan harga pasar yang sebenarnya. Selain itu, platform ini juga mengambil ide dari sosial media, terlebih saat pengguna dapat mengikuti pengguna lain hingga memberi komentar, dan likes layaknya Instagram. Tidak heran, mayoritas pengguna Carousell adalah anak muda.

  1. Lazada

Sebuah survei yang dilakukan oleh IlmuOne Data terhadap posisi dan pertumbuhan e-commerce barang di Indonesia (enam bulan pertama di tahun 2017) menemukan, Lazada menduduki peringkat teratas sebagai e-commerce dengan jumlah pengunjung terbanyak. Tidak tanggung-tanggung, jumlahnya bahkan mencapai 49 juta pengunjung per bulan.

Sejak didirikan pada tahun 2012, prestasi Lazada memang tidaklah main-main.  Adapun beberapa hal yang menjadi kunci sukses platform e-commerce ini antara lain kehadiran sistem live chat serta aplikasi mobile lewat penetrasi smartphone.

  • Aplikasi Mobile

Pertumbuhan pengguna smartphone di Indonesia yang begitu pesat lantas dimanfaatkan Lazada untuk mengeluarkan aplikasi mobile. Pelanggan dapat mengakses platform jual-beli Lazada semudah chatting. Lazada Apps memungkinkan pelanggannya untuk dapat mengakses website tersebut kapan dan di mana saja.

  • Live Chat

Tidak hanya itu, bisnis e-commerce juga menambahkan sebuah fitur baru, yakni live chat yang memudahkan penggunanya berkomunikasi dan mendapatkan informasi perihal barang yang akan dibeli. Adapun hal ini dinilai lebih praktis dan hemat,  sebab pengunjung tidak lagi harus mencatat nomor contact person, berpindah aplikasi, atau justru mengeluarkan biaya untuk telepon.

Itulah tiga contoh e-commerce sukses yang bisa Anda jadikan pembelajaran.  Dari ketiganya, ada beberapa pola tetap yang dapat Anda jadikan pedoman untuk meningkatkan performa bisnis. Ini mencakup jaminan layanan antar cepat, metode pembayaran yang aman, serta pemanfaatan fitur chat website sebagai jembatan komunikasi antara penjual dan membeli. Ketiga hal tersebut, berfokus pada satu tujuan; yakni bagaimana pihak e-commerce sebisa mungkin memberikan rasa aman dan nyaman bagi pelanggan.

See more

Pesatnya perkembangan dunia digital memberikan banyak keuntungan bagi masyarakat. Dahulu, jika ingin memiliki barang-barang unik atau produk-produk branded, orang-orang kerap harus bepergian jauh ke luar daerah atau bahkan ke luar negeri....

Perkembangan teknologi di era digital terbukti mampu mengubah gaya hidup sebagian besar masyarakat Indonesia. Salah satu yang cukup menonjol dapat dilihat dari kebiasaan berbelanja.

Untuk berbelanja pakaian, aksesori, atau kebutuhan di...

Seiring berkembangnya teknologi digital, bisnis e-commerce kini juga kian berkembang. Mudahnya pengoperasian dan tingginya minat masyarakat untuk membeli barang secara online lambat laun membuat jumlah bisnis e-commerce...